Menjadi Manusia

Manusia itu menurut[ku], terkatakan matang jika, mampu menempatkan diri[nya] dalam pilihan-pilihan sulit, mengambil keputusan. Bukan tentang apakah keputusan itu benar atau salah, karena yang semacam itu terlalu kontekstual. Terpenting adalah, berani bertanggung jawab terhadap pilihan[nya] tersebut, seperti apapun konsekuensinya.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.